INTERAKSI.CO, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menyambut kedatangan 27 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tahun 2026 di Kecamatan Pulau Laut Sigam.
Penyambutan berlangsung di Aula Bamega Kantor Bupati Kotabaru, Senin (22/6/2026), dipimpin Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis yang hadir mewakili Bupati Kotabaru.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H Minggu Basuki, jajaran pemerintah daerah, perangkat desa, dosen pembimbing, serta mahasiswa peserta KKN.
Baca juga: KORPRI Kotabaru Gelar Vaksinasi HPV untuk ASN Perempuan, Dukung Pencegahan Kanker Serviks
Sebanyak 27 mahasiswa UGM akan menjalankan pengabdian masyarakat selama kurang lebih 50 hari, mulai 20 Juni hingga 8 Agustus 2026, di Desa Gedambaan dan Desa Tirawan.
Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UGM yang kembali memilih Kabupaten Kotabaru sebagai lokasi pelaksanaan KKN-PPM.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran akademik, tetapi juga wujud nyata pengabdian yang dapat mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Syairi menjelaskan Kotabaru memiliki karakteristik wilayah yang unik karena terdiri dari kawasan kepulauan dan daratan. Kondisi tersebut didukung berbagai potensi sumber daya alam yang melimpah, mulai dari sektor kelautan, perikanan, pertanian hingga pariwisata.
Ia berharap para mahasiswa dapat membantu menggali dan mengembangkan berbagai potensi tersebut melalui program-program yang dijalankan selama KKN.
“Potensi yang dimiliki Kotabaru sangat besar, baik sumber daya alam maupun sektor pariwisatanya. Kami berharap mahasiswa dapat turut menggali dan mengembangkan potensi tersebut melalui program-program yang dijalankan selama KKN,” katanya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKN-PPM UGM, Fathul Muin, menjelaskan para mahasiswa berasal dari berbagai disiplin ilmu dan akan fokus melaksanakan program pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan desa.
Tahun ini, KKN-PPM UGM mengusung tema Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat melalui Penguatan Ketahanan Pangan, Digitalisasi Pemasaran Produk Lokal, Peningkatan Literasi Kesehatan, dan Sistem Informasi Pariwisata Desa.
Melalui tema tersebut, mahasiswa akan menjalankan berbagai program yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus mendukung pengembangan potensi lokal di Desa Gedambaan dan Desa Tirawan.
“Kami berharap selama 50 hari ke depan mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat serta bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait agar program yang dijalankan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan rencana pembangunan daerah,” ujar Fathul.
Program KKN-PPM ini diharapkan menjadi jembatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berbasis potensi lokal, sekaligus memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kotabaru.





