INTERAKSI.CO, Batulicin – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batulicin mengimbau seluruh peserta untuk tidak menggunakan jasa calo maupun pihak ketiga dalam proses pengajuan klaim manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan. Seluruh layanan klaim dapat diakses secara langsung melalui kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan tanpa dikenakan biaya.
Imbauan tersebut disampaikan pada Senin (29/6/2026) sebagai langkah melindungi peserta dari praktik percaloan yang berpotensi merugikan, mulai dari pemotongan dana klaim secara ilegal, penyalahgunaan data pribadi, hingga tindak penipuan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batulicin, Vina Dwina Yuskin, menegaskan seluruh proses pengajuan klaim telah dirancang agar mudah dilakukan secara mandiri, baik melalui layanan digital maupun secara langsung di kantor cabang.
“Kami mengimbau seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan agar tidak menggunakan jasa calo atau pihak yang mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan dalam proses pengajuan klaim. Seluruh layanan kami diberikan secara gratis tanpa biaya tambahan. Peserta dapat mengajukan klaim melalui kanal resmi yang telah disediakan atau datang langsung ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batulicin. Jangan mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan proses lebih cepat dengan meminta imbalan tertentu,” ujar Vina.
Baca juga: Hj. Mariana Ajak Pekerja Informal Tanah Bumbu Daftar BPJS Ketenagakerjaan
Menurutnya, peserta dapat memanfaatkan berbagai layanan resmi yang telah disediakan, seperti aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) untuk pengajuan klaim sesuai ketentuan yang berlaku maupun layanan LAPAK ASIK (Layanan Tanpa Kontak Fisik). Bagi peserta yang membutuhkan pendampingan, petugas di kantor cabang juga siap memberikan bantuan selama proses pengajuan klaim.
Selain mengingatkan agar menghindari calo, BPJS Ketenagakerjaan juga meminta peserta menjaga keamanan data pribadi. Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor kepesertaan, kata sandi akun, hingga kode One Time Password (OTP) tidak boleh diberikan kepada pihak yang tidak berkepentingan karena berpotensi disalahgunakan.
BPJS Ketenagakerjaan terus melakukan transformasi digital guna menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, transparan, dan aman. Melalui berbagai inovasi tersebut, peserta diharapkan dapat mengurus kebutuhan kepesertaan secara mandiri tanpa bergantung pada pihak lain.
Vina juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila menemukan praktik percaloan atau oknum yang mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan layanan resmi BPJS Ketenagakerjaan. Jika menemukan atau mengetahui adanya praktik percaloan maupun oknum yang mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan, segera laporkan kepada kami agar dapat ditindaklanjuti. Bersama-sama kita ciptakan pelayanan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik percaloan,” tutupnya.





