INTERAKSI.CO, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bersama jajaran aparatur pemerintah daerah di Aula Bamega Kantor Bupati Kotabaru, Selasa.
Kegiatan tersebut diikuti karyawan dan karyawati di lingkungan Pemkab Kotabaru. Turut hadir Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin, para asisten, staf ahli bupati, serta kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Membangun Pribadi yang Beriman dan Berakhlak Mulia.”
Tausiah dalam kegiatan tersebut disampaikan Ustadz H Ali Furqon.
Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis mengatakan peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Syairi bersyukur jajaran Pemkab Kotabaru dapat bersama-sama memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki esensi yang sangat penting sebagai wujud ungkapan kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW serta sebagai bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah,” tutur Syairi.
Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup diwujudkan melalui peringatan secara seremonial. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah juga harus diterapkan dalam kehidupan, termasuk ketika aparatur menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pesan tersebut sejalan dengan materi tausiah yang disampaikan Ustadz H Ali Furqon. Ia menguraikan sejumlah akhlak Rasulullah SAW, seperti kejujuran, amanah, kedisiplinan, kesabaran, dan tanggung jawab.
Nilai-nilai tersebut dinilai relevan menjadi pedoman bagi aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Terlebih hal ini tentang cinta kepada Nabi. Cinta kepada Baginda Rasulullah SAW. Nilai-nilai tersebut hendaknya menjadi pengingat dan pedoman bagi kita masing-masing dalam menjalani kehidupan,” tuturnya.
Melalui peringatan tersebut, Pemkab Kotabaru berharap nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia semakin tumbuh di lingkungan pemerintahan daerah.
Keteladanan Rasulullah SAW diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peringatan, tetapi dapat diwujudkan dalam pelaksanaan tugas, pengabdian, serta pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan Maulid Al-Habsyi dan tausiah keagamaan.





