INTERAKSI.CO, Batulicin — Sebuah bangunan rumah yang difungsikan sebagai bengkel beserta lima unit mobil ludes terbakar di Gang Mahakam, Desa Baroqah, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (4/11/2026) malam. Kebakaran ini juga diwarnai oleh suara ledakan keras dari kendaraan yang ikut terbakar.
Warga setempat, Arif, menuturkan bahwa dirinya sempat mendengar suara dentuman keras saat api membesar di lokasi kejadian.
”Iya tadi waktu kebakaran ada suara kayak ledakan gitu, dari mobil yang terbakar itu kali ya,” ujarnya.
Suara dentuman tersebut bersumber dari kendaraan-kendaraan yang berada di dalam bengkel milik Dedy Halis Tiyono. Berdasarkan laporan resmi Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Tanah Bumbu, insiden tersebut mengakibatkan pemilik bengkel mengalami luka ringan, sementara satu kepala keluarga (KK) yang terdiri dari lima jiwa turut terdampak.
Peristiwa tersebut diterima Posko Damkar Simpang Empat pada pukul 19.31 Wita. Menindaklanjuti laporan warga, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Bumbu, Syaikul Ansari, menyatakan pihaknya langsung mengerahkan 7 unit armada gabungan ke lokasi kejadian.
”Penanganan berlangsung selama kurang lebih satu jam dan api berhasil dikuasai,” ungkap Syaikul kepada interaksidotco, Kamis (5/11/2026).
Selain unsur Satpol PP dan Damkar, proses pemadaman turut didukung oleh Pemadam Jhonlin, TNI, Polri, BPBD, DLH, serta sejumlah kelompok relawan seperti Ashabul Kahfi, Annur, dan Relawan Perjuangan.
Dalam prosesnya, petugas sempat menghadapi kendala di lapangan akibat arus lalu lintas yang padat dan banyaknya warga yang berkerumun.
Akibat musibah ini, satu unit rumah sekaligus bengkel mengalami rusak berat, ditambah lima unit mobil yang turut ludes terbakar.
Menjelang pukul 20.27 Wita, api berhasil dipadamkan secara total dan petugas melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada lagi titik api.
Kendati demikian, total kerugian material masih dalam pendataan, sementara penyebab pasti kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
”Saat ini, situasi di lokasi kejadian dinyatakan sudah aman terkendali,” pungkas Syaikul.





