INTERAKSI.CO, Banjarbaru – Reno Setiawan resmi menakhodai Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Banjarbaru periode 2026–2029 usai dilantik di Aula Gawi Sabarataan Balai Kota Banjarbaru, Kamis (7/5/2026) sore.

Kepengurusan baru HIPMI Banjarbaru diharapkan mampu menjadi motor penggerak penguatan investasi dan kewirausahaan di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung Ketua Umum BPD HIPMI Kalimantan Selatan, Putra Qomaluddin.

Baca juga: Banjarbaru Terbaik di Kalimantan, Wali Kota Lisa Raih Penghargaan Penurunan Stunting 2026

Di bawah kepemimpinan Reno Setiawan, HIPMI Banjarbaru diyakini dapat menghadirkan energi baru dalam mendorong tumbuhnya pengusaha muda serta menciptakan iklim usaha yang lebih progresif di daerah.

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, turut memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan HIPMI memiliki peran strategis sebagai ruang tumbuh bagi para pengusaha muda.

“Kepada pengurus yang dilantik hari ini, saya berpesan: jangan hanya menjalankan organisasi, tapi hidupkan HIPMI sebagai ruang tumbuh. Bukan hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi ekonomi daerah kita,” tegasnya.

Lisa juga menitipkan harapan agar para pengusaha muda tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Menjadi pengusaha bukan hanya tentang keuntungan, tapi juga tentang kontribusi. Kota Banjarbaru membutuhkan lebih banyak pengusaha muda yang berani menghadapi perubahan,” tambahnya.

Wali Kota Lisa berharap kepemimpinan Reno Setiawan mampu menghadirkan inovasi dan ide-ide segar yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat serta perkembangan ekonomi Kota Banjarbaru.

Sementara itu, Ketua BPC HIPMI Banjarbaru, Reno Setiawan mengaku siap untuk berkontribusi aktif untuk Banjarbaru.

“Sesuai jargon yang kita angkat itu koneksi, kreasi dan kontribusi. Jadi kita akan mengakomodir teman – teman di dalam untuk dikoneksikan, kemudian apa yang bisa di kreasikan untuk dapat memberi kontribusi untuk masyarakat,” jelas Reno.

Reno meyakini, dengan multi usaha yang HIPMI Banjarbaru wadahi, akan mewujudkan 3K (koneksi, kreasi dan kontribusi) yang mereka gaungkan.

“Itu menjadi tantangan dan peluang kita. Dengan jumlah anggota saat ini 200 lebih, tetapi untuk yang usianya diatas 40 tahun menjadi anggota luar biasa. Sehingga yang aktifnya sekitar 90 an,” tukasnya.

Author