INTERAKS.CO, Batulicin – Kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor terjadi di Jalan Raya Batulicin, tepatnya di depan Masjid Nurul Yakin, Desa Kersik Putih, Kecamatan Batulicin, Tanah Bumbu, pada Senin (18/5/2026) petang.

Korban diketahui berinisial RS (34), warga Desa Sebamban Baru, Kecamatan Sungai Loban. Korban dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian setelah mengalami luka berat di bagian kepala akibat terlindas roda bus antarprovinsi rute Banjarmasin-Samarinda.

Peristiwa nahas ini bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor bergerak dari arah Pagatan menuju Batulicin. RS diduga mencoba menyalip bus antar-kota tersebut.

“Saat berada di sisi kanan jalan, korban diduga berusaha menghindari sebuah lubang yang ada di badan jalan,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Tanah Bumbu, Aipda Yogi Situmorang kepada Interaksidotco, Selasa (19/5/2026).

Nahas, sepeda motor korban bersenggolan atau diserempet oleh badan bus. Senggolan tersebut membuat korban kehilangan kendali, terjatuh ke aspal, dan tragisnya langsung terlindas oleh roda kendaraan besar tersebut.

Aipda Yogi Situmorang menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah mengamankan sopir beserta armada bus yang terlibat untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

“Korban meninggal dunia di tempat kejadian. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” kata Aipda Yogi Situmorang.

Sebelumnya, berdasarkan rekaman video yang sempat beredar di media sosial pasca kejadian, warga dan pengendara yang melintas sempat tidak berani langsung mengevakuasi jasad korban.

Sambil menunggu pihak kepolisian tiba di lokasi, tubuh korban yang masih berada di tengah badan jalan sempat ditutupi daun pisang oleh warga sekitar.

Peristiwa tragis ini sempat memicu kemacetan parah hingga mencapai beberapa ratus meter dari kedua arah. Arus lalu lintas di kawasan Jalan Raya Batulicin lumpuh lantaran banyak warga dan pengendara yang memperlambat laju kendaraan hingga berhenti untuk menyaksikan kejadian tersebut.

Tidak lama kemudian, petugas kepolisian bersama relawan tiba di lokasi untuk mengamankan situasi dan mengevakuasi jasad korban ke RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor.

Editor: Puja Mandela

Author