INTERAKSI.CO – Tottenham Hotspur menghadapi pertandingan penentuan saat menjamu Everton pada pekan terakhir Premier League 2025-2026.

Laga Tottenham vs Everton akan digelar di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (24/5/2026) pukul 22.00 WIB.

Pertandingan tersebut menjadi momen krusial bagi Spurs untuk menyelamatkan diri dari ancaman degradasi setelah menjalani musim yang jauh dari ekspektasi.

Klub asal London Utara itu kini berada dalam situasi sulit setelah dua musim terakhir terus berjuang di papan bawah klasemen, berbeda dengan identitas mereka sebelumnya sebagai penghuni tetap jajaran “Big Six” bersama Manchester United, Manchester City, Liverpool, Arsenal, dan Chelsea.

Baca juga: Aston Villa Juara Liga Europa 2025-2026, Unai Emery Ukir Sejarah Baru

Tottenham bisa terdegradasi ke Championship apabila gagal mengalahkan Everton dan di saat bersamaan West Ham United berhasil menang atas Leeds United.

Jika skenario buruk itu terjadi, maka Tottenham akan turun kasta untuk pertama kalinya setelah 48 musim bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Terakhir kali Spurs merasakan degradasi terjadi pada musim 1976-1977 saat finis di posisi ke-22 Divisi Pertama Inggris.

Meski sempat terpuruk, Tottenham kala itu mampu bangkit dengan cepat dan promosi kembali ke kasta tertinggi pada musim berikutnya.

Sejak era Premier League dimulai pada 1992, Tottenham menjadi salah satu klub yang konsisten bertahan di level tertinggi sepak bola Inggris.

Musim lalu, Spurs sebenarnya sudah nyaris turun kasta setelah hanya finis di posisi ke-17. Namun, mereka masih mampu bertahan dan bahkan sukses meraih gelar UEFA Europa League Final 2025 usai mengalahkan Manchester United di final.

Secara historis, Tottenham tercatat sudah empat kali mengalami degradasi sepanjang sejarah klub, yakni pada 1915, 1928, 1935, dan terakhir pada 1977.

Kini, nasib Spurs kembali dipertaruhkan dalam laga terakhir musim ini. Kemenangan atas Everton menjadi harga mati apabila mereka ingin tetap bertahan di Premier League dan menghindari salah satu musim paling memalukan dalam sejarah klub.

Author