INTERAKSI.CO, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja.
Program ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi serta memperluas peluang kerja masyarakat Indonesia di pasar tenaga kerja internasional, khususnya Jepang.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan kedua program tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan teknis, keterampilan bahasa Jepang, serta etos kerja yang sesuai dengan standar industri di Negeri Sakura.
“Kesempatan kerja global harus diimbangi dengan kesiapan kompetensi yang memadai. Karena itu, Kemnaker terus memperkuat pelatihan vokasi dan pemagangan agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing dan beradaptasi di lingkungan kerja internasional, termasuk di Jepang,” ujar Darmawansyah dalam keterangan tertulis, Minggu (14/6/2026).
Baca juga: Kejagung Soroti Dugaan Markup Motor Listrik Program MBG, Harga Rp42 Juta Dinilai Tak Wajar
Pada Program Pemagangan Jepang, peserta akan menjalani pelatihan pra-keberangkatan yang mencakup pembelajaran bahasa Jepang dan peningkatan keterampilan sesuai kebutuhan industri.
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta berkesempatan memperoleh pengalaman kerja langsung di berbagai perusahaan di Jepang.
Proses rekrutmen dilakukan secara bertahap melalui dinas ketenagakerjaan provinsi maupun kabupaten/kota, serta Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang tersebar di seluruh Indonesia.
Selain program pemagangan, Kemnaker juga membuka Pelatihan Kaigo yang diperuntukkan bagi pencari kerja yang ingin berkarier sebagai tenaga perawatan lansia di Jepang.
Selama enam bulan, peserta akan mendapatkan pelatihan bahasa Jepang sekaligus pembekalan kompetensi sebagai caregiver sesuai standar pelayanan kesehatan Jepang.
Menurut Darmawansyah, sektor Kaigo memiliki prospek yang menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga perawatan lansia di Jepang.
“Bidang Kaigo menawarkan prospek yang menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga perawatan lansia di Jepang. Kami ingin menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu bersaing pada sektor tersebut,” katanya.
Kemnaker mengingatkan masyarakat agar hanya mengakses informasi dari kanal resmi pemerintah dan tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri yang menjanjikan proses instan.
Informasi mengenai persyaratan, jadwal seleksi, serta tata cara pendaftaran Program Pemagangan Jepang dapat diakses melalui laman resmi program. Sementara informasi terkait Pelatihan Kaigo tersedia melalui platform SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker.
“Seluruh tahapan rekrutmen dan seleksi dilaksanakan melalui mekanisme yang telah ditetapkan,” tegas Darmawansyah.





