INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR memimpin rapat koordinasi (rakor) penataan ruang kawasan Pulau Bromo, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Pertemuan tersebut digelar untuk menyelaraskan perencanaan penataan kawasan agar lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Dalam rakor tersebut, koordinasi lintas sektor menjadi salah satu fokus pembahasan. Pemerintah Kota Banjarmasin berupaya memastikan rencana penataan kawasan memperhatikan kondisi wilayah sekaligus potensi pengembangannya.
Muhammad Yamin mengatakan, penataan ruang perlu dilakukan melalui perencanaan yang terkoordinasi. Dengan demikian, pengembangan kawasan dapat berjalan sesuai karakteristik wilayah dan kebutuhan masyarakat.
“Melalui koordinasi lintas sektor, kita berupaya mendorong penataan ruang yang lebih tertata dan terarah. Tentunya tetap memperhatikan kondisi kawasan serta potensi pengembangannya,” ujarnya.
Menurut Yamin, penataan ruang tidak hanya menyangkut pengaturan kawasan secara fisik. Perencanaan juga perlu mempertimbangkan potensi pengembangan wilayah dalam jangka panjang agar hasilnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menegaskan, aspek sosial masyarakat setempat juga perlu menjadi perhatian dalam proses penataan. Hal ini penting agar rencana pengembangan tidak mengabaikan kepentingan warga maupun karakteristik lingkungan yang selama ini telah terbentuk.
Melalui rakor tersebut, Pemkot Banjarmasin berupaya menyamakan persepsi dan menyelaraskan langkah antarinstansi. Sinergi lintas sektor diharapkan dapat mendukung pelaksanaan penataan kawasan secara terkoordinasi.
Pemerintah kota berharap perencanaan yang terintegrasi dapat membuat penataan ruang Pulau Bromo berjalan lebih optimal. Upaya ini sekaligus diarahkan untuk mendukung pengembangan wilayah dan meningkatkan manfaat kawasan bagi masyarakat Pulau Bromo serta sekitarnya.
Rakor tersebut menjadi salah satu tahapan awal dalam mendorong penataan kawasan yang lebih terencana, dengan mempertimbangkan keselarasan kebijakan, kondisi lingkungan, dan kebutuhan masyarakat.





