INTERAKSI.CO, Banjarbaru – Genap satu tahun di bawah kepemimpinan Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby dan Wakil Wali Kota Wartono, Kota Banjarbaru mencatat sederet prestasi membanggakan.

Tidak hanya berhasil memborong berbagai penghargaan hingga tingkat nasional, sejumlah program yang dijalankan juga dinilai langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Salah satu program yang mendapat apresiasi luas adalah bedah rumah bagi warga kurang mampu. Program tersebut memberikan harapan baru bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun tinggal di hunian yang tidak layak.

Arif Fadillah, salah satu penerima bantuan program bedah rumah, mengaku sangat terbantu dengan perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Banjarbaru.

“Rumah ini dulunya kokoh, tetapi seiring waktu menjadi lapuk. Setelah terkena puting beliung saat masa Covid-19, sebagian bangunan rusak dan ukurannya menjadi lebih kecil. Saya tinggal sendiri di sini,” ujar Arif.

Dengan suara penuh haru, Arif menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, program tersebut bukan hanya memperbaiki bangunan rumah, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan nyaman yang selama ini ia dambakan.

“Senang dan bersyukur sekali. Terima kasih Pemerintah Kota Banjarbaru utamanya Bu Wali Kota, dan kepada Kepolisian Resor Banjarbaru,” ucapnya.

Baca juga: Pedagang Kooperatif Kosongkan Aset Pemkot, Simpang 4 Sungai Besar Diproyeksikan jadi RTH

Program bedah rumah menjadi salah satu bukti nyata realisasi janji kerja di tahun pertama kepemimpinan Lisa Halaby.

Selain itu, berbagai program lainnya juga telah berjalan dan mendapat respons positif dari masyarakat, mulai dari insentif penggali kubur, bantuan seragam sekolah, insentif guru agama, perbaikan drainase, peningkatan jalan dan pengaspalan, pengelolaan sampah, pelayanan kesehatan hingga pemasangan penerangan jalan umum (PJU).

Dampak program tersebut dirasakan langsung oleh warga. Asma, warga kawasan Jalan KM 19 Banjarbaru, mengungkapkan bahwa persoalan genangan yang selama bertahun-tahun terjadi kini mulai teratasi.

“Jalan depan toko saya ini banjir terus sudah bertahun-tahun, tapi Alhamdulillah sudah ada perhatian pemerintah. Sekarang volume airnya berkurang, tidak seperti dulu lagi. Semoga bisa kering terus walaupun nanti hujan,” ujarnya.

Sebagai informasi, penanganan sementara telah dilakukan secara bersama-sama oleh BPJN Kalimantan Selatan dan Dinas PUPR Kota Banjarbaru sehingga genangan yang selama ini menjadi keluhan warga mulai mengering.

Keberhasilan berbagai program pembangunan tersebut turut mengantarkan Banjarbaru meraih banyak penghargaan bergengsi.

Salah satu yang paling menonjol adalah Antasari Award 2026 kategori “Wali Kota Perempuan Inspiratif” yang diterima langsung oleh Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby.

Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi, inovasi, dan kepemimpinan perempuan yang dinilai mampu mendorong pembangunan daerah sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat.

Pada bidang pendidikan, Pemerintah Kota Banjarbaru meraih PGM Award 2025 atas dukungan terhadap pengembangan pendidikan madrasah, peningkatan kualitas guru, serta perhatian terhadap pendidikan berbasis keagamaan.

Banjarbaru juga menerima Piagam Apresiasi Terbaik I atas capaian Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) serta Piagam Apresiasi Terbaik atas capaian Standar Pelayanan Minimum (SPM) Pendidikan se-Kalimantan Selatan Tahun 2025.

Di sektor kesehatan dan perlindungan anak, Puskesmas Rawat Inap Cempaka berhasil meraih Terbaik I Penilaian Pelayanan Ramah Anak (PRA). Kota Banjarbaru juga sukses mempertahankan komitmennya terhadap pemenuhan hak anak dengan meraih predikat Madya Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025.

Prestasi nasional lainnya diraih melalui penghargaan Kota Sehat kategori Swasti Saba Wiwerda Tahun 2025 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Selain itu, Banjarbaru juga memperoleh UHC Award 2026 kategori Madya sebagai bentuk pengakuan atas komitmen menghadirkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Pada bidang infrastruktur, Pemerintah Kota Banjarbaru menerima Sutami Award 2025 dari Kementerian PUPR Republik Indonesia.

Sementara dalam aspek tata kelola pemerintahan dan keuangan daerah, Banjarbaru berhasil meraih Penghargaan Terbaik II Kinerja Penyerapan Transfer ke Daerah (TKD) Tertinggi Tahun Anggaran 2025.

Prestasi juga datang dari sektor reformasi birokrasi. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarbaru menerima Predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) pada ajang SAKIP dan ZI Award Tahun 2025.

Tak hanya itu, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Tangguh Mentaos juga berhasil mengharumkan nama Banjarbaru dengan meraih penghargaan sebagai KIM Terkreatif pada Festival dan Kompetisi KIM Tahun 2025.

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menegaskan bahwa capaian selama satu tahun terakhir merupakan langkah awal dalam mewujudkan Banjarbaru yang elok, maju, adil dan sejahtera.

“Setahun ini kita bekerja dengan hati untuk mendengar apa yang menjadi kebutuhan warga. Tidak semua hal bisa selesai dalam waktu singkat, namun komitmen kami untuk terus melayani dan membangun Banjarbaru tidak akan pernah berhenti,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Wartono menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bekerja sama, mengawasi dan memberikan masukan agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh warga Banjarbaru,” katanya.

Editor: Zulfikar

Author