INTERAKSI.CO, Batulicin — Jalur alternatif yang menghubungkan Batulicin dan Banjarbaru, tepatnya di tanjakan Gunung Mandin Pilung, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, kian mengkhawatirkan.

Kontur jalan yang menanjak tajam dan langsung tersambung dengan tikungan yang licin jika diguyur hujan diduga menjadi pemicu utama rentetan kecelakaan.

Teranyar, sebuah kecelakaan maut terjadi pada 17 Mei 2026 lalu yang menewaskan seorang wanita. Korban terlindas mobil dari arah berlawanan setelah turun dari kendaraannya yang gagal menanjak.

Baca juga: Pindah ke Komisi IV, Bang Dhin Siap Perjuangkan Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan Rakyat

Pada awal Juni 2026, kecelakaan melibatkan satu unit mobil Daihatsu Sigra dan seorang pengendara motor hingga mengakibatkan korban luka parah. Di waktu yang berdekatan, insiden tumpahan oli di tanjakan tersebut juga sempat membuat arus lalu lintas tersendat akibat jalanan yang licin.

Kondisi rawan ini dibenarkan oleh para pengguna jalan yang sering melintasi rute tersebut. Mereka menyebut titik ini sudah seperti jalur maut yang mengintai setiap hari.

“Hampir setiap hari (ada tragedi) di lokasi yang sama, Tanjakan Mandin Pilung,” ujar salah satu pengendara yang kerap melintas di jalur tersebut.

Jalur Batulicin-Banjarbaru sendiri menjadi pilihan mayoritas pengendara karena memangkas waktu tempuh dibanding harus memutar lewat jalan nasional.

Kondisi aspal yang relatif mulus dan tanpa lubang justru kerap membuat pengendara terlena dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, tanpa menyadari bahaya blind spot di area tanjakan dan tikungan tajam tersebut.

Menanggapi kondisi ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, Yasin Toyib, menyatakan bahwa pihaknya sedang mengupayakan anggaran untuk perbaikan fisik secara permanen di titik rawan tersebut.

Sebagai langkah antisipasi mencegah jatuhnya korban baru, Dinas PUPR Kalsel berjanji akan segera memasang rambu dan papan pengaman di sepanjang lokasi rawan kecelakaan.

“Untuk solusi sementara, kita akan pasang papan pengaman jalan di sepanjang lokasi agar kejadian serupa bisa diminimalisir oleh pengendara yang melintas,” kata Yasin.

Editor: Puja Mandela

Author