INTERAKSI.CO – Kembalinya Frank Castle akhirnya benar-benar terjadi. Setelah lama dinantikan penggemar Marvel, Jon Bernthal resmi kembali memerankan The Punisher lewat spesial terbaru Marvel Studios berjudul The Punisher: One Last Kill yang tayang di Disney+ pada 12 Mei 2026.
Tak butuh waktu lama, reaksi awal para kritikus langsung ramai bermunculan di media sosial. Mayoritas sepakat bahwa proyek ini menjadi salah satu konten paling brutal yang pernah hadir di Marvel Cinematic Universe (MCU).
Nuansa gelap, aksi berdarah, hingga pendekatan thriller psikologis membuat One Last Kill terasa jauh lebih kasar dibanding proyek Marvel lainnya. Rating TV-MA yang disematkan pada film ini pun dianggap benar-benar dimanfaatkan secara maksimal.
Baca juga: Mortal Kombat II Raup Rp1 Triliun di Pekan Perdana, Antusiasme Fans Meledak
Salah satu sorotan terbesar datang dari penampilan Jon Bernthal. Banyak kritikus menilai Bernthal kembali tampil solid dan berhasil menghidupkan karakter Frank Castle dengan intensitas emosional yang kuat.
Kritikus film Tom Chatalbash bahkan menyebut akting Bernthal terasa begitu menyatu dengan karakter The Punisher.
“Sulit membedakan di mana Jon Bernthal berakhir dan Frank Castle dimulai,” tulisnya.
Film ini juga menjadi lanjutan langsung dari kisah Frank Castle setelah kemunculannya di serial Daredevil: Born Again Season 1. Selain itu, proyek tersebut disebut-sebut menjadi jembatan menuju pertemuan besar The Punisher dengan Peter Parker yang diperankan Tom Holland di film Spider-Man: Brand New Day mendatang.
Meski aksi brutal dan performa pemain menuai banyak pujian, tidak semua kritik bernada positif. Sejumlah penonton dan kritikus merasa film ini terlalu mengandalkan nostalgia serta mengulang formula lama dari serial The Punisher versi Netflix.
Beberapa pihak juga menilai alur cerita terasa kurang dalam dan tidak menghadirkan sesuatu yang benar-benar baru untuk karakter Frank Castle.
Kritikus dari RorMachine menyebut film ini kekurangan eksplorasi cerita dan seharusnya memiliki durasi lebih panjang agar konflik emosional maupun narasi utamanya terasa lebih kuat.
Meski begitu, The Punisher: One Last Kill tetap dianggap berhasil memuaskan penggemar lama yang merindukan aksi tanpa kompromi khas Frank Castle di layar MCU.
Bagi banyak fans, brutalitas, atmosfer kelam, dan gaya main Jon Bernthal sudah cukup menjadi alasan utama untuk kembali mengikuti perjalanan sang anti-hero.





