INTERAKSI.CO, Batulicin — Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tanah Bumbu menggelar perayaan Hari Disabilitas Internasional (HDI) sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 sekolah tersebut pada 5–6 November 2025.

Kegiatan ini mengusung tema besar “Setara dalam Karya: Tangan Bercerita, Telinga Merasa, Mata Bicara” sebagai wujud semangat kesetaraan dan kreativitas para penyandang disabilitas.

Rangkaian acara yang berlangsung di lingkungan SLB Negeri Tanah Bumbu ini akan dimeriahkan dengan berbagai ajang lomba, pertunjukan seni, dan bazar produk keterampilan hasil karya siswa.

Baca juga: Kang Maman Ajak Pelajar Tanah Bumbu Jadikan Literasi Sebagai Jalan Hidup

Ragam Lomba dan Pentas Seni

Beberapa kategori lomba yang digelar di antaranya, Tartil Quran untuk jenjang SD/SDLB dan SMP–SMA dan Lomba menyanyi, mewarnai, melukis, serta fashion show.

Selain itu, siswa-siswi juga akan menampilkan beragam pertunjukan seni seperti tari giring-giring, tari kreasi, tari Ampar-Ampar Pisang, pencak silat, seni musik angklung, pantomim, hingga kolaborasi spesial antara Grup Senyum Disabilitas dan Forum Anak Tanah Bumbu.

Hari Disabilitas Internasional
Hari Disabilitas Internasional

Bazar Keterampilan dan produk unggulan pada acara ini juga akan menampilkan hasil karya siswa dari berbagai bidang, seperti membatik dan sasirangan, tata busana, tata boga, dan tata rias, desain grafis, broadcasting, seni musik tradisional, kriya kayu, souvenir, hingga budidaya tanaman.

Setiap pengunjung juga berkesempatan mendapatkan doorprize menarik dengan berbelanja minimal Rp5.000 di area bazar.

Dukungan Luas dari Berbagai Pihak

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai instansi pemerintah, lembaga pendidikan, perusahaan, serta komunitas di Tanah Bumbu. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap pemberdayaan dan pengembangan potensi anak-anak berkebutuhan khusus di daerah tersebut.

Ketua panitia kegiatan, Melalita Anggraeni, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak.

“Melalui kegiatan ini, SLB Negeri Tanah Bumbu berharap dapat memperkuat kesadaran masyarakat bahwa setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kemampuan dan karya yang setara dalam membangun masa depan,” kata Mela.

“Jadilah bagian dari perjalanan mereka menuju masa depan yang penuh harapan,” tambahnya.

Author