INTERAKSI.CO – Klub raksasa London, Arsenal resmi memastikan diri sebagai juara Premier League musim 2025-2026 setelah rival terdekat mereka, Manchester City gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas AFC Bournemouth.
Laga pekan ke-37 yang berlangsung di Stadion Vitality, Selasa (19/5/2026) atau Rabu dini hari WIB, berakhir imbang 1-1. Bournemouth lebih dulu unggul lewat gol Eli Junior Kroupi pada menit ke-39 sebelum Erling Haaland menyamakan kedudukan di masa injury time menit 90+5.
Hasil tersebut memastikan Arsenal tak lagi bisa disalip Manchester City di puncak klasemen. The Gunners kini mengoleksi 82 poin dari 37 pertandingan, unggul empat angka dari City yang baru mengumpulkan 78 poin dengan kompetisi hanya menyisakan satu laga.
Baca juga: Kai Havertz Jadi Penentu, Arsenal Jaga Asa Juara usai Tekuk Burnley
Keberhasilan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Arsenal untuk kembali mengangkat trofi Liga Inggris setelah terakhir kali menjadi kampiun pada musim 2003-2004 atau 22 tahun silam.
Melalui akun media sosial resminya, Arsenal langsung merayakan momen bersejarah tersebut.
“Arsenal. Juara Premier League Anda,” tulis klub asal London Utara itu di platform X.
Kesuksesan ini juga menjadi pencapaian terbesar bagi pelatih Mikel Arteta sejak menangani Arsenal pada 2019. Setelah melewati berbagai tekanan dan proses pembangunan tim selama tujuh tahun, Arteta akhirnya mampu membawa Arsenal kembali ke puncak sepak bola Inggris.
Legenda Arsenal, David Seaman turut merayakan keberhasilan mantan klubnya tersebut.
“22 tahun dan tiga menit terlama dalam hidup saya. Juara Premier League, musim yang luar biasa,” tulis Seaman.
Mantan kiper Timnas Inggris, Paul Robinson menilai keberhasilan Arsenal lahir dari kesabaran klub dalam memberikan waktu kepada Arteta untuk membangun skuad yang kompetitif.
Menurut Robinson, kepercayaan penuh kepada pelatih menjadi faktor penting di balik keberhasilan Arsenal mematahkan dominasi Manchester City dalam beberapa musim terakhir.
Gelar ini menjadi simbol kebangkitan Arsenal sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Inggris setelah dua dekade menunggu trofi liga.





