INTERAKSI.CO, Banjarbaru – Pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 dibahas dalam Rapat Koordinasi (rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional Polda Kalsel menjelang Operasi Lilin Intan 2025 di Rupatama Polda Kalsel, Rabu (10/12).

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan, persiapan pengamanan dilakukan secara menyeluruh, terutama terkait cuaca ekstrem, potensi bencana, dan keselamatan lalu lintas.

“Kita sudah banyak berdiskusi khususnya terkait dengan kebencanaan kita mengantisipasi, dimana cuaca dan curah hujan yang cukup tinggi di Kalsel, kemudian kedua bagaimana kita mengantisipasi laka lantas,” ujarnya.

Baca juga: Update: Jalan Alternatif Banjarbaru-Batulicin Sudah Bisa Dilewati

Kapolda menyebutkan, fokus utama pada pembahasan kali ini adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya korban fatalitas.

“Selama libur Nataru ini kita mengantisipasi korban yang fatalitas, korban meninggal dunia, luka berat dan sebagainya,” ucapnya.

Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada titik-titik rawan dan lokasi berkumpulnya masyarakat, seperti momentum pergantian tahun, kegiatan ibadah di Gereja, hingga di kawasan objek wisata.

“Ada beberapa perhatian khusus kita pada libur Nataru ini, kita tempatkan personil-personil, baik itu dari TNI, Polri, dan Instansi lain,” tuturnya.

Tahun ini menurutnya, pengamanan akan semakin kompleks karena berbarengan dengan beberapa kegiatan besar yang diprediksi menarik ribuan warga.

Sehingga perlu mendapat perhatian karena berpotensi menimbulkan peningkatan mobilitas masyarakat.

“Pertama liburan Nataru, kemudian perayaan pengajian rutin 5 Rajab atau Haul Guru Sekumpul, ketiga ada festival Batulicin,” sebutnya.

Oleh karena itu, Polda Kalsel telah menyiapkan pola pengamanan, termasuk melaksanakan patroli terpadu dan penempatan personel di posko taktis.

“Kita sudah membuat pola-pola, kita juga akan melaksanakan patroli dimana nanti kita bersama-sama TNI, dan instansi lain, itu kita akan tempatkan personil-personil kita di posko-posko taktis kita,” jelasnya.

Dengan adanya penempatan personel itu diharapkan dapat membuat aparat lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Untuk memberikan pelayanan dan mendekatkan aparat ini kepada masyarakat apabila memerlukan bantuan,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menjaga ketertiban selama perayaan Nataru dan segera menghubungi aparat jika membutuhkan bantuan melalui titik-titik layanan yang telah disosialisasikan, baik lewat media sosial, media cetak, maupun media elektronik.

“Kami menghimbau supaya libur atau perayaan Nataru tahun ini bisa berjalan tertib, dan lancar agar masyarakat menjaga keamana, serta apabila masyarakat memerlukan bantuan aparat, baik itu TNI, Polri, dan instansi lain,” tutupnya.

Author