INTERAKSI.CO, Batulicin – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanah Bumbu memulai proyek pemeliharaan dan perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di berbagai wilayah.
Untuk pemeliharaan ini, PUPR Tanah Bumbu menggelontorkan total alokasi anggaran mencapai sekitar Rp2,9 miliar.
Salah satu fokus utama pengerjaan fisik saat ini menyasar Jalan Dharma Praja di kawasan Gunung Tinggi menuju Sepunggur.
Baca juga: TPA Tanah Bumbu Terima 100 Ton Sampah per Hari, Pemkab Dorong Pemilahan dari Rumah
Untuk memastikan ketahanan akses, perbaikan jalan ini menerapkan konstruksi cor beton. Saat ini petugas sudah mulai melakukan tahap pembongkaran lapisan aspal lama di beberapa titik kerusakan.
“Ruas Jalan Gunung Tinggi dari kawasan perkantoran Kantor Bupati menuju Sepunggur sudah mulai dikerjakan dengan cor beton,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Tanah Bumbu, Ansyari Firdaus, belum lama ini.
Ansyari memaparkan bahwa seluruh pengerjaan teknis dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi riil di lapangan. Selain Jalan Dharma Praja, proses pengecoran semen juga tengah berlangsung secara masif di Jalan Desa Pasar Baru, Kecamatan Kusan Hilir.
Kendati demikian, ia menjelaskan bahwa tidak semua ruas jalan akan ditangani menggunakan metode rigid beton. Beberapa titik tertentu tetap akan diperbaiki melalui metode pengaspalan biasa, tergantung pada hasil analisis kebutuhan teknis dan kondisi tanah yang ada.
Ansyari juga meluruskan simpang siur informasi mengenai proyek pengaspalan yang sempat terlihat di kawasan Kersik Putih. Ia menegaskan bahwa proyek tersebut murni merupakan program kerja dari Balai Jalan Nasional, dan bukan bagian dari agenda pemeliharaan milik Dinas PUPR Tanah Bumbu.
Sebagai informasi, daftar ruas jalan yang resmi masuk dalam program pemeliharaan kabupaten tahun ini meliputi Jalan Pal 6–Sepunggur, Jalan Kersik Putih, Jalan BKW setelah jembatan, Jalan Manggis, Jalan H Tare depan Pasar Minggu, Jalan samping Kompi hingga Bundaran Kuranji, serta Jalan Pasar Baru Pagatan.
Seiring berjalannya proyek fisik ini, beberapa ruas jalan terpaksa ditutup sementara demi keselamatan bersama.
Dinas PUPR mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintas di sekitar area proyek dan menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan jalur alternatif yang sudah disediakan.





