INTERAKSI.CO, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat peningkatan proporsi spesimen positif influenza hingga 18 September 2026. Dari 185 spesimen yang diperiksa, sebanyak 86 spesimen atau sekitar 46 persen terdeteksi positif influenza.

Angka tersebut meningkat dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di level 37 persen.

Dari total 86 kasus positif, mayoritas merupakan influenza A H1N1Pdm09 dengan 76 kasus. Selanjutnya terdapat delapan kasus influenza A H3N2 dan dua kasus influenza B/Victoria.

Baca juga: Utang Warisan Krisis 1998 Rp640 Triliun Akhirnya Lunas, Tuntas Hampir 30 Tahun

Meski proporsi spesimen positif mengalami peningkatan, Kemenkes menyebut aktivitas influenza di fasilitas pelayanan kesehatan masih berada pada tingkat rendah.

Kondisi tersebut menunjukkan situasi influenza masih terkendali. Kemenkes juga terus memantau perkembangan virus melalui sistem surveilans Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infections (SARI).

Pemantauan dilakukan untuk melihat perkembangan serta pola penyebaran influenza di masyarakat, termasuk mendeteksi perubahan aktivitas virus sejak dini.

Kemenkes mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama ketika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan.

Author