INTERAKSI.CO, Batulicin — Pada momen Hari Buku Nasional, Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, memberikan dukungan terhadap penulisan antologi “Suara dari Tenggara”: Tentang Pikiran, Manusia, dan Catatan Zaman.
Bahkan, pendiri Rumah Dunia itu langsung memesan satu eksemplar buku yang menghimpun esai dan opini penulis dari Tanah Bumbu dan Kalimantan Selatan.
“Selamat ya. Selamat merayakan buku,” ucap Gol A Gong, Senin (18/5/2026).
Editor Suara dari Tenggara, Puja Mandela, mengatakan dukungan itu menjadi semangat tersendiri bagi para penulis dan pegiat literasi yang terlibat dalam antologi tersebut. Ia berharap Gol A Gong bersedia memberikan kata pengantar untuk buku itu sebagai bentuk motivasi bagi para penulis di Kalimantan Selatan.
“Semoga waktunya cocok. Kita tahu beliau sibuk dan banyak sekali kegiatannya,” ujar Puja Mandela.
Sebelumnya, Komunitas Rumah Pena juga telah resmi mengumumkan 44 penulis yang karyanya masuk dalam antologi Suara dari Tenggara. Buku ini menghimpun 47 esai dan opini dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, guru, dosen, jurnalis, pegiat literasi, sastrawan, budayawan, hingga pekerja kreatif di Kalimantan Selatan.
Antologi tersebut disebut menjadi buku kumpulan esai dan opini pertama di Tanah Bumbu.
Selain melibatkan penulis Tanah Bumbu, tujuh penulis tamu dari Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar juga ikut berkontribusi.
“Kami juga melibatkan penulis dari luar Tanah Bumbu agar perspektif dalam buku ini lebih luas dan beragam,” kata Puja Mandela.
Menurutnya, Suara dari Tenggara disusun sebagai ruang bersama untuk merekam kegelisahan sosial, perubahan budaya, pendidikan, hingga dinamika manusia modern di tengah perkembangan teknologi digital.
Berbagai tema diangkat dalam buku ini, mulai dari budaya membaca, dunia pendidikan, media sosial, kecanduan layar, AI, krisis komunikasi, jurnalistik, hingga kegelisahan manusia menghadapi perubahan zaman.





