INTERAKSI.CO, Banjarbaru – Perhelatan FIFA World Cup 2026 dipandang sebagai peluang strategis untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Momentum pesta sepak bola terbesar dunia tersebut dinilai tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi yang positif bagi daerah.
Pemerintah Kota Banjarbaru pun menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia yang digelar di sejumlah titik.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu menghidupkan ruang publik sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Baca juga: Atasi Genangan di Jalan Ahmad Yani, Pemkot Banjarbaru Usulkan 10 Titik Prioritas Drainase ke BPJN
Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menilai euforia Piala Dunia 2026 dapat menjadi momentum yang memberikan manfaat luas bagi warga.
Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan nobar juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan mempererat kebersamaan masyarakat.
Menurut Lisa, tingginya antusiasme masyarakat terhadap pertandingan sepak bola dapat menciptakan efek berantai bagi berbagai sektor usaha, mulai dari pedagang kaki lima, pelaku UMKM, usaha kuliner, hingga sektor ekonomi kreatif.
“Manfaatkan momentum nonton bareng Piala Dunia untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat, menggerakkan UMKM, meningkatkan penjualan kuliner dan produk kreatif, menghidupkan ruang-ruang publik, menjaga kebersamaan, serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Lisa, Senin (15/6/2026).
Dukungan pemerintah terhadap kegiatan nobar tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang produktif dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
Kehadiran ribuan warga dalam satu lokasi nobar diyakini mampu meningkatkan transaksi usaha masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan warga.
Selain menjadi wadah berkumpulnya para pencinta sepak bola, kegiatan nobar juga dinilai dapat memperkuat interaksi sosial dan membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Ruang publik yang aktif dan ramai menjadi cerminan kehidupan kota yang dinamis, aman, dan inklusif.
Meski demikian, Lisa mengingatkan agar semarak Piala Dunia tetap diiringi kesadaran bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan.
Ia berharap seluruh pihak, baik penyelenggara maupun masyarakat yang hadir, dapat menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
Dengan dukungan tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap euforia Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Editor: Zulfikar





