INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Lampu bioskop perlahan menyala setelah film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan selesai diputar. Namun, sebagian penonton masih bertahan di kursinya.

Ada yang terdiam cukup lama, ada pula yang langsung membuka ponsel untuk menghubungi keluarga. Di tengah suasana yang kembali riuh, banyak orang mendadak teringat rumah.

Sepanjang film, penonton diajak mengikuti perjalanan Kesha, seorang mahasiswi film yang diperankan Yasmin Napper. Hidupnya berubah ketika sang ibu, Yuke, yang dimainkan Lulu Tobing, mulai menunjukkan gejala Alzheimer’s disease.

Dari titik itu, cerita berkembang menjadi potret hubungan ibu dan anak yang perlahan diuji oleh ingatan yang mulai memudar.

Baca juga: The Punisher: One Last Kill Tuai Pujian Brutal, tapi Ceritanya Dinilai Kurang Menggigit

Disutradarai Kuntz Agus dan ditulis Alim Sudio, film berdurasi sekitar 1 jam 53 menit ini hadir tanpa konflik yang berlebihan. Produksi kolaborasi Rapi Films, Screenplay Films, dan Vortera Studios itu berbicara tentang kehilangan ingatan, sekaligus keluarga yang kerap terlupakan di tengah kesibukan sehari-hari.

Mengusung drama keluarga yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, film ini menyampaikan pesan sederhana tanpa perlu menghadirkan konflik rumit.

Mulai dari ibu yang menyiapkan makanan, percakapan kecil di meja makan, hingga kenangan masa kecil yang perlahan memudar, semuanya terasa akrab bagi banyak orang. Film ini seperti mengingatkan bahwa keluarga sering kali baru terasa sangat berharga ketika waktu mulai mengubah segalanya.

Bagi sebagian penonton, film tersebut menjadi pengingat untuk kembali menghargai keberadaan keluarga selagi masih memiliki waktu bersama. Hal itu juga dirasakan Robby Angga (26). Ia mengaku awalnya tertarik menonton karena promosi film tersebut kerap muncul di linimasa media sosialnya.

Namun, seiring cerita berjalan, ia mulai larut dalam kisah yang ditampilkan. Salah satu adegan yang paling membekas baginya adalah ketika sang ibu perlahan mulai kehilangan ingatan. Menurutnya, momen itu membuat dirinya sadar bahwa kenangan bersama keluarga bisa hilang sedikit demi sedikit tanpa disadari.

“Pas ibunya mulai kehilangan ingatan itu paling nyantol. Jadi kepikiran, ternyata kenangan sama keluarga itu bisa hilang,” tuturnya sambil mencoba mengingat kembali beberapa adegan dalam film.

Sebagai informasi, agenda nonton duluan Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan digelar serentak di 40 kota di Indonesia pada 9–10 Mei 2026. Sejak 13 Mei 2026, film tersebut mulai tayang di bioskop Indonesia melalui jaringan M-TIX, TIX ID, CGV, dan Cinepolis.

Editor: Zulfikar

Author