INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan sekaligus Anggota DPRD Kalsel, M. Syaripuddin, menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, Rabu (24/9/2026).

Sosok yang akrab disapa Bang Dhin itu menilai lima abad merupakan tonggak sejarah penting bagi Banjarmasin. Menurutnya, momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga kesempatan untuk merefleksikan perjalanan kota sekaligus menentukan arah pembangunan ke depan.

“Selamat Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin. Lima abad adalah perjalanan sejarah yang panjang. Banjarmasin telah tumbuh menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, kebudayaan, dan pergerakan masyarakat di Kalimantan Selatan,” ujar Bang Dhin.

Baca juga: Bang Dhin Ajak Kader PDI Perjuangan Perkuat Gotong Royong Hadapi Dampak Kemarau

Ia mengatakan pembangunan Banjarmasin ke depan perlu tetap berpijak pada identitas sebagai kota sungai serta nilai kebersamaan masyarakat Banjar.

Menurutnya, modernisasi kota perlu berjalan tanpa menghilangkan karakter sejarah dan budaya yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat Banjarmasin.

“Identitas Banjarmasin sebagai kota sungai harus menjadi kekuatan pembangunan, bukan sekadar simbol. Sungai harus dijaga, ditata, dan dihidupkan kembali sebagai ruang ekonomi, transportasi, pariwisata, kebudayaan, sekaligus ruang interaksi sosial masyarakat,” katanya.

Bang Dhin juga mendorong momentum lima abad Banjarmasin menjadi penguat kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan.

Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian di antaranya banjir, pengelolaan sampah, sanitasi, penyediaan air bersih, penataan permukiman, kemacetan hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia menekankan pembangunan kota harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk pedagang pasar, pelaku UMKM, pekerja informal, perempuan, generasi muda, penyandang disabilitas dan kelompok masyarakat rentan.

“Ukuran kemajuan kota bukan hanya banyaknya pembangunan fisik, tetapi sejauh mana masyarakat merasakan pelayanan yang mudah, lingkungan yang sehat, kesempatan kerja yang luas, serta kehidupan yang aman dan layak,” tegasnya.

Bang Dhin berharap tema Hari Jadi ke-500, “Lima Abad Kami Kawa Gawi Sabumi, Banjarmasin Maju Sejahtera”, tidak berhenti sebagai slogan. Menurutnya, semangat tersebut perlu diwujudkan melalui kerja bersama antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas dan masyarakat.

“Dengan semangat kawa gawi sabumi, mari kita rawat Banjarmasin sebagai rumah bersama. Kota yang tidak melupakan sejarahnya, tidak kehilangan budaya sungainya, dan terus bergerak menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat,” pungkas Bang Dhin.

Hari Jadi ke-500 menjadi momentum bagi Banjarmasin untuk melihat kembali perjalanan panjang kota sekaligus memperkuat komitmen pembangunan yang tetap mempertahankan identitas dan karakter masyarakatnya.

Author